Nah, mungkin selama ini kamu ngira kalo bullying cuma bisa terjadi sama anak-anak yang culun. Ini salah banget, karena sesungguhnya bullying bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Bisa karena kecemburuan sosial, strata sosial, senioritas, atau kalo kamu lagi sial, bisa aja cuma karena iseng.
Nah, MBDC sangat prihatin dengan yang namanya bully-bullyan ini. Oleh karena itu, hari ini MBDC akan berbagi cara-cara agar kamu tidak dibully!
1. Jangan Lebay
Biasanya, para bully itu memilih orang-orang yang lebay alias terlihat terlalu berlebihan. Terlalu berlebihannya ini bisa macem-macem ya, bisa karena kamu terlalu jelek, terlalu culun, terlalu ganteng, terlalu pinter, atau mungkin terlalu kaya. Agak absurd sih. Mungkin para bully ini iri sama orang-orang yang berlebihan ini. Tapi yah, kata orang memang segala sesuatu yang berlebihan itu gak bagus. Jadi kalo bisa sih jangan terlalu berlebihan lah. Nah, trus gimana kalo dari sananya kamu emang udah terlalu ganteng dan keren? Yah, yang penting bersikap tetap bersikap rendah hati, dan lapang dada.2. Berteman Dengan Siapa Saja
Atau dengan kata lain jadilah orang yang ramah dan supel. Kalo kamu anaknya kelihatan asik dan ramah, maka harusnya sih gak bakal ada yang niat untuk ngebully kamu ya. Lagipula kalo temen kamu banyak, mungkin para bully juga takut ngapa-ngapain kamu.3. Terima Nasib
Ini juga bukan merupakan solusi yang mudah dan enak sih. Tapi kalo kamu anaknya sabar, lapang dada, dan memiliki selera humor yang luar biasa, mungkin kamu bisa mencoba untuk pasrah aja dan justru membuat aksi bully-bullyan itu menjadi sesuatu yang lucu sehingga malah menghibur para orang yang membully kamu. Pada awalnya kamu mungkin malah akan menjadi favorit para bully, tapi lama kelamaan mereka pasti akan menganggap kamu anaknya asik trus kamu gak dibully lagi deh.3. Bertindak Secara Hukum
Sesungguhnya aksi bully-membully itu adalah sebuah hal yang melanggar hukum lho. Kalo kamu ngerasa aksi bully yang dilakukan ke kamu itu sudah kelewat batas, merugikan, dan tidak bisa ditolerir lagi, maka sebaiknya kamu jangan ragu-ragu untuk melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib. Bisa kepala sekolah, guru, polisi, Kak Seto, Hotman Paris, atau siapalah. Pokoknya laporin ke orang-orang yang bisa menindak mereka secara hukum yang berlaku deh. Biar kapok. Hari gini masih aja main bully-bullyan.4. Pindah
Kalo menurut kamu bahkan aksi bully tersebut gak bisa diselesaikan secara hukum, mungkin ada baiknya kamu pindah dari lingkungan tersebut. Ya dipikir-pikir ngapain juga sih ada di lingkungan yang masih aja main bully-bullyan. Maksudnya biar apa sih? Kalo dibully trus jadi lebih kuat gitu? Gak ada hubungannya sama sekali. Orang ngebully karena suka aja ngeliat orang lain tersiksa. Jadi kalo kamu emang ngerasa lingkungannya sama sekali gak mendukung kamu, mending sih kamu pindah aja. Takut dibilang cemen? Gak usah dipikirin.Sumber :
(http://malesbanget.com/2012/04/7-cara-agar-tidak-dibully/)
Banyak anak yang dibully itu merasa
malu dan enggak bisa ngapa-ngapain. Kadang, mereka suka suka berpikir
hal yang bisa dilakukan hanyalah berharap semua permasalahannya bisa
cepat selesai. Tapi, ada beberapa hal yang kamu bisa lakukan untuk
mengontrol situasi ketika dibully dan dimulai dengan mengembangkan
strategi dan sistem-sistem yang mendukungnya.
Hal yang dapat kamu lakukan jika situasi tersebut terjadi:- Tarik nafas. Amati siapa yang ada di sekelilingmu. Tarik nafas lagi.
- Tanya kembali pada dirimu, bully apa yang telah mereka lakukan dan apa yang kamu ingin hentikan juga apa yang harus mereka lakukan sebagai gantinya telah membully kamu.
- Memang terdengar sangat blak-blakkan tapi kamu bisa mencoba hal ini dan mengingatkan kembali dirimu bahwa kalau kamu tidak suka apa yang telah mereka lakukan atau katakan padamu, kamu yang merasakan seperti apa di bully seperti itu dan tidak ada satupun orang yang berhak untuk membullymu dengan mengatakan kamu lemah, mereka hanya main-main denganmu atau mereka tidak akan peduli jika kamu melakukan hal yang sama kepada mereka.
- Kalau kamu berhasil, beranikan dirimu pada situasi tersebut untuk mengatakan apa yang kamu inginkan, seperti contoh, “berhenti mendorongku ke loker dan bilang, ini tidak disengaja lalu kalian tertawa setelahnya. Aku tahu kalian bisa lakukan apa saja yang kalian mau, tapi aku ingin kalian berhenti melakukan ini. Atau bisa juga bilang, “Berhenti mengirim sms kepada teman-teman di kelas yang membicarakan tentang saya.”
- Tinggalkan saja dengan berfikir untuk mendapatkan keamanan bukan pergi untuk bertemu lagi dengan bullying. Seperti contohnya, kamu berjalan menuju ruangan kelas dimana kamu bisa bertemu dengan guru yang kamu percaya. Jika kamu sedang berada di sebuah taman, kamu bisa bertemu dengan sekelompok orang dewasa atau guru/pelatih.
- Tidak usah membalasnya atau mengancam mereka sebagai bentuk balasan karena telah membullymu. Apabila kamu melakukan ini hanya akan membuat masalah semakin besar dan tidak terkendali.
Biji
kopi hijau adalah biji yang tidak digongseng atau sangrai, yang berasal
dari tanaman Coffea Arabica. Penggongsengan dapat menghilangkan
antioksidan alam dalam biji kopi, sehingga membuatnya menjadi sama
sekali tidak bermanfaat bagi kesehatan kita. Akan tetapi jika biji kopi
hijau tidak melalui prosedur yang sama, maka bisa dianggap sangat
bermanfaat bagi kesehatan kita secara keseluruhan. Baca lebih lanjut di
bawah ini untuk mengetahuinya secara tuntas: - See more at:
http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/15-manfaat-biji-kopi-hijau-bagi-kesehatan.html#sthash.VCxMC8z5.dpufFDREWYTGH
Biji
kopi hijau adalah biji yang tidak digongseng atau sangrai, yang berasal
dari tanaman Coffea Arabica. Penggongsengan dapat menghilangkan
antioksidan alam dalam biji kopi, sehingga membuatnya menjadi sama
sekali tidak bermanfaat bagi kesehatan kita. Akan tetapi jika biji kopi
hijau tidak melalui prosedur yang sama, maka bisa dianggap sangat
bermanfaat bagi kesehatan kita secara keseluruhan. Baca lebih lanjut di
bawah ini untuk mengetahuinya secara tuntas: - See more at:
http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/15-manfaat-biji-kopi-hijau-bagi-kesehatan.html#sthash.VCxMC8z5.dpuf
0 komentar:
Posting Komentar